Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan

Imbas Soal Ricuh Suporter, Website Persija Diretas

00.12.00
Setelah beberapa waktu lalu sempat heboh kasus peretasan website KPAI, kali ini Skeptix kembali beraksi. Tim yang bernaggotakan Strln, 0x0ff, Klpt0, armx64, Apthx, e0blx, Cx0re tersebut meretas situs Persija Jakarta.


Seperti kasus peretasan peretasan sebelumnya yang dilakukan Skeptix, motifnya selalu jelas. Ini adalah imbas dari ricuh supporter pendukung Persija baru baru ini.

Berikut pesan yang ditinggalkan pelaku :

Why So Serious?


Madness
Is like gravity, all it takes is a little push.

1 Died
6 Badly Injured

Well done
Jak.
beberapa nama yang sepertinya juga teman dari pelaku terpampang di footer :
ReC0ded - ViruzTomcat - Rebels - Tanpa Bicara - Virusa Worm - Pod0lzFreakz - Ice cream - Barrabravaz - Meninbox - Wonka - CoupDeGrace - Isd Andreas - AdrElite - eX Sh1Ne - Panataran - Pak Haxor - Isal dot Id - M2404 - Mr Error404 - ApaPedulimu - Eitaro Attacker - Nabilaholic404 - Topi Jerami
Sampai berita ini diturunkan belum ada perbaikan dari situs yang beralamat di persija.co.id tersebut.
Untuk mirror kalian bisa cek disini
Persija Hacked by Skeptix
Sekian berita malam hari ini, salam olahraga.

Website Official ICMI Diretas Anonymous

00.53.00
Setelah tadi pagi sempat geger mengenai pernyataan ICMI yang menginginkan Google dan YouTube diblokir, nampaknya pernyataan tersebut juga menyulut "kemarahan" dari aktivis undergroud tanah air. Malam ini, situs mereka diretas hacker yang mengatasnamakan Anonymous.


Title homepage situs yang beralamat di icmi.or.id tersebut berubah menjadi Hacked by Anonymous.

Dan salah satu artikel di halaman ICMI 
Paragraf pertama disisipi pesan yang ditulis oleh si hacker.

Cuman security testing ringan
Dear bapak/ibu "Cendikiawan" ICMI, this is a friendly reminder. Improve your security first, baru ngomongin blokir Google.
Anonymous - Kota Cantik

Motif peretasannya cukup jelas. Sang hacker yang mengaku anonymous tersebut menyuruh pihak ICMI untuk mengupdate keamanan mereka terlebih dahulu, baru membahas pemblokiran Google.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada perbaikan di website tersebut.