Tampilkan postingan dengan label Ubuntu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ubuntu. Tampilkan semua postingan

Lazy Extractor, Permudah Ekstrak File Di GNU/Linux Lewat Terminal

02.41.00
Lazext atau lazy Extactor adalah tools untuk mempermudah ekstrak file di GNU/Linux menggunakan CLI mode atau terminal. Jadi mungkin sangat berguna bagi kalian yang menggunakan Linux Server dan sistem operasi Linux tanpa DE.


Cara installnya cukup mudah. Karena tinggal menggunakan git clone .
git clone https://github.com/Screetsec/Lazext.git
cd Lazext
chmod +x Lazext
./Lazext
Cara menggunakannya pun cukup mudah. Cukup masukkan menu keberapa yang ingin digunakan.
Misal saya ingin mengekstrak file .zip , maka pilih nomor 11. Jangan lupa masukkan path dimana file berada, jika file tersebut tidak berada satu folder dengan Lazext.


Maka output atau hasil ekstraknya adan berada di folder Output.


Nah untuk informasi lain bisa kalian cek di halaman github mereka :
Lazy Extractor
Oke sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Jangan lupa share biar banyak yang tau.

The Fuck, Aplikasi Keren Yang Mengoreksi Perintah Sebelumnya di Terminal

10.40.00
Kali ini saya akan mengulas aplikasi keren bernama The Fuck. Aplikasi ini berfungsi untuk mengoreksi command sebelumnya di terminal, jika command itu salah.


Berikut dependensi yang dibutuhkan :
python (2.7+ or 3.3+)
pip
python-dev
Cara instalasinya di Ubuntu cukup mudah :
sudo apt update
sudo apt install python3-dev python3-pip
sudo -H pip3 install thefuck
Kemudian lakukan upgrade The Fuck dengan command berikut :
sudo -H pip install thefuck
Lalu masukkan command berikut di antara script berikut : .bash_profile atau di .bashrc
eval "$(thefuck --alias fuck)"
Untuk alias bisa kalian ganti sesuka kalian.
Berikut contoh output ketika saya mencoba The Fuck
akame@linuxsec:~$ exho "LinuxSec - Indonesian Linux Portal"
No command 'exho' found, did you mean:
Command 'echo' from package 'coreutils' (main)
exho: command not found
akame@linuxsec:~$ fuck
echo LinuxSec - Indonesian Linux Portal [enter/↑/↓/ctrl+c]
LinuxSec - Indonesian Linux Portal
Nah bagaimana ? Tertarik ? Silahkan diinstall.
Atau jika menginginkan informasi lebih lanjut silahkan cek di GitHub mereka
The Fuck
Oke sekian artikel singkat pagi hari ini, go linux go opensource.

Editing Video di GNU/Linux Dengan OpenShot Video Editor

17.24.00
Kali ini saya kembali share aplikasi multimedia di GNU/Linux. Yup, OpenShot adalah aplikasi video editor gratis dan opensource yang sangat mudah untuk digunakan. Dan sangat direkomendasikan untuk kalian yang mencari alternatif editor video bagi yang baru saja migrasi ke Linux.


Berikut fitur dari OpenShot :
Berikut beberapa screenshot dari OpenShot :Cross-platoform (Supports Linux, OS X, and Windows)
Support for many video, audio, and image formats (based on FFmpeg)
Powerful curve-based Key Frame animations
Desktop integration (drag and drop support)
Unlimited tracks / layers
Clip resizing, scaling, trimming, snapping, rotation, and cutting
Video transitions with real-time previews
Compositing, image overlays, watermarks
Title templates, title creation, sub-titles
3D Animated Titles (and Effects)
SVG friendly, to create and include vector titles and credits
Scrolling motion picture credits
Solid color clips (including alpha compositing)
Support for Rotoscoping / Image sequences
Advanced Timeline (including Drag & drop, scrolling, panning, zooming, and snapping)
Frame stepping (key-mappings: J, K, and L keys)
Video encoding (based on FFmpeg)
Digital zooming of video clips
Time-mapping and Speed changes on clips (slow/fast, forward/backward, etc...)
Custom transition lumas and masks
Audio mixing and editing
Presets for key frame animations and layout
Ken Burns effect (artistic panning over an image)
Digital video effects, including brightness, gamma, hue, greyscale, chroma key (bluescreen / greenscreen) , and many more!
OpenShot provides extensive editing and compositing features, and has been designed as a practical tool for working with high-definition video including HDV and AVCHD .
Pokoknya OpenShot ni benar benar users friendly dengan adanya drag and drop , banyaknya opsi effect dan lain lain.

Berikut cara menggunakan OpenShot di Linux :
wget http://releases.openshot.org/linux/OpenShot-2.0.7.AppImage -O OpenShot
chmod +x OpenShot
./OpenShot
Saya sendiri lebih suka menggunakan AppImage daripada menginstall langsung ke sistem. Namun jika kalian ingin menginstall menggunakan PPA ( bagi pengguna Ubuntu ), kalian bisa download disini : Download OpenShot

Nah sekian artikel ringan kali ini, semoga bermanfaat.

How to Setup Honeypot in Ubuntu Linux

17.50.00
Honeypot adalah mekanisme untuk mendeteksi serangan, membelokkan dan mencatat darimana serangan tersebut berasal sehingga bisa menjadi alat untuk menyerang balik atau melawan hacker yang mencoba masuk ke server atau komputer kita secara ilegal. Kali ini saya akan menulis tutorial setup honeypot di Ubuntu Linux menggunakan PentBox.


Alasan penggunaan pentbox sendiri karena mudah digunakan dan tidak perlu banyak konfigurasi.

Pertama kita download dulu versi terbaru PentBox, yaitu 1.8 .
wget http://downloads.sourceforge.net/project/pentbox18realised/pentbox-1.8.tar.gz
Lalu ekstrak
tar -zxvf pentbox-1.8.tar.gz
Selanjutnya masuk ke direktori pentbox dan jalanan modul ruby nya.
cd pentbox-1.8/
sudo ./pentbox.rb 
Lalu pilih opsi 2. Network Tools.


Selanjutnya pilih nomor 3. Honeypot.


Lalu pilih nomor 2- Manual Configuration [Advanced Users, more options]


Di tutorial ini saya ingin membuat akses palsu pada SSH service. Tentu saja sebelumnya kalian harus merubah port SSH service yang asli ke port lain. Masukkan port, message, dan juga dimana letak file log akan disimpan.

Setelah service berjalan, dan lihat bagaimana PentBox akan mencatat setiap serangan ke honeypot kita .


Nah setelah mengetahui IP mana saja yang mencoba menyerang, kita bisa melakukan pencegahan dengan memblokir ip tersebut atau malah kita bisa menyerang balik mereka.

Oke sekian tutorial sederhana kali ini, semoga bermanfaat.

Main Counter-Strike: Global Offensive di GNU/Linux

11.17.00
Counter Strike: Global Offensive adalah permainan online dengan mode tembak-menembak orang pertama yang dikembangkan oleh Valve Corporation dan Hidden Path Entertainment. Kedua perusahaan ini juga merupakan perusahaan yang mengembangkan Counter Strike: Source. Nah semenjak game ini sudah support untuk dijalankan di sistem operasi berbasis Linux, kita bisa memainkan game FPS ini langsung menggunakan launcher Steam yang kalian install di GNU/Linux.


Nah Sebelumnya kita sudah membahas instalasi Steam Client di Ubuntu. Silahkan baca di :
Sekarang kita ke tahap instalasi CS:GO nya.
Pertama, setelah login ke akun Steam , klik ikon install di Menu SteamOS + Linux > Counter-Strike: Global Offensive. Maka akan ada opsi lokasi instalasi game nya. bisa di bawah folder home kalian atau jika partisinya tidak cukup, bisa install di / ( root ) . Tentu saja folder yang kalian buat harus di chown ke user atau di chmod ke 777.
Selanjutnya tunggu proses instalasi berlangsung
Lama nya waktu instalasi tergantung kecepatan internet kalian. Atau kalau kalian punya teman yang punya file CS:GO buat Linux, minta saja .
Oke setelah selesai, tinggal di play seperti biasa.
Berikut tampilan dalam game nya :
Sengaja ditampilin Windowed biar keliatan kalo ini run di Linux. Kalo mau fullscreen tinggal diatur kok di Options nya.

Untuk performa, tidak ada perbedaan antara Ubuntu maupun Windows. Saya mendapatkan fps kisaran 50 di keduanya. ( Maklum spek low-end ). Tentu saja kalian juga harus menginstall driver vga di Linux kalian. Untuk pengguna AMD bisa baca disini :